Kapal PLTD apung Banda Aceh, siapa yang tak tau? Begitu besarnya kuasa Allah SWT atas peristiwa Tsunami 26 Desember 2004 yang silam membawa kapal yang beratnya 2600ton terdampar sejauh 5km dari pantai.
Bagi kalian yang sudah pernah ke situs ini, alangkah lebih baiknya jika membuat jadwal ulang untuk mengunjunginya. Dalam waktu dekat ini, ‘perut kapal’ yang difungsikan sebagai museum akan diluncurkan dan dibuka untuk umum. Artinya, Kita tak hanya bisa menyaksikan kemegahan kapal pembangkit listrik tersebut dari luar saja, tapi bisa menjelajahi isi dalamnya juga. Penampakan di dalam Museum PLTD ini sangat bagus, juga dilengkapi dengan berbagai penjelasan tentang asal mula kapal dan juga testimoni dari para korban tsunami yang selamat di atas kapal.
Salah satu di antara mereka yang beruntung adalah rombongan wisatawan dari Pahang yang dikoordinir oleh Glory Travel Banda Aceh Yaitu Keluarga Dato Ismail mat Nor yang berjumlah 21 orang.
“Saya sedang membawa rombongan tour dari Pahang, mereka sangat senang karena bisa masuk ke dalam. Tapi tidak lama dibukanya, tidak sampai 30 menit, di dalam kapal tidak ada kegiatan apa-apa hanya di luar saja yang ada kegiatan gotong royong,” kata Manajer Glory Tour, Ridha Sahputra, kepada portalsatu.com.
Menurut Ridha, pimpinan rombongan wisatawan tersebut mengaku sangat puas karena bisa masuk ke dalam kapal. “Mereka bisa melihat sejarah kapal dan mengetahui lebih jauh tentang tsunami,” ujarnya.
Seperti diketahui, PLTD Apung merupakan kapal pembangkit listrik yang sebelumnya mangkal di perairan Ulee Lheue Banda Aceh. Saat tsunami pada 26 Desember 2004 silam, kapal berbobot 2.600 ton itu terbawa arus sekitar empat kilometer dari arah pantai. Kapal tersebut terdampar di Gampong Punge Blang Cut, Banda Aceh.
PLTD Apung memiliki panjang 63 meter dan luas mencapai 1.900 meter. Menyaksikan kemegahannya dari jarak dekat, apalagi dari dalam perut kapal, tentu akan membuat Anda ‘memahami’ betapa dahsyatnya bencana alam tersebut.[] (ihn)
Kesultanan Aceh Darussalam dibawah kepemimpinan Sultan Iskandar Muda merupakan salah satu kekuatan adidaya di dunia khususnya di kawasan selat malaka pada abad ke-17.
Putri Pahang dalam bahasa Aceh disebutkan Putroe Phang seorang permaisuri Sultan Iskandar Muda, Seorang putri yang dibalik layar kesuksesan Sultan Iskandar Muda. Perkenalan mereka diawali ketika Aceh Darussalam menaklukkan Pahang sehingga keluarga istana Pahang beserta penduduknya sekitar 10.000 orang bermigrasi ke Aceh untuk memperkuat pasukan Sultan Iskandar Muda.
Pada suatu hari Sultan Iskandar berjumpa dengan seorang putri dari Pahang yang bernama Puri Kamaliah “ibarat cinta pada pandangan pertama” Sultan pun tertarik akan Putri Pahang, Kemudian dinikahilah seorang putri dari Pahang itu dan diangkat menjadi permaisurinya.
Ilustrasi tokoh
Putri Kamaliah sangatlah cerdas dan bijaksana dalam persoalan yang dihadapi masyarakat Aceh Darussalam. Hingga pada suatu hari, muncul masalah pembagian harta waris dengan dua ahli waris yakni seorang anak perempuan dan seorang anak laki-laki. Yang menjadi objek harta warisan ialah berupa sawah dan rumah, diputuskan bahwa anak laki-laki mendapatkan rumah dan perempuan mendapat sawah. Ternyata anak perempuan tidak menerima keputusan itu dan melakukan banding. Mengetahui persoalan tersebut, Putro Phang merespon dan membela perempuan dengan argumen bahwa wanita tidak memiliki rumah berarti tidak memiliki tempat tinggal dan tidak dapat tinggal di mushola, sedangkan anak laki-laki bisa menempati mushola. Oleh karena itu , perempuan layak menerima rumah dan laki-laki menerima sawah, argumen ini kemudian disetujui oleh Sultan Iskandar Muda. Dari sanalah Putri Kamaliah dikenal oleh masyarakat Aceh menjadi rujukan atas permasalahan Hukum.
Kerjasama Sultan Iskandar Muda yang gagah, berani, dan adil dengan Permaisuri Putro Phang yang bijaksana dan selalu membela rakyat yang lemah terutama wanita dan kaum papah mengantarkan Aceh menuju masa keemasan.
Perkahwinan Sultan Iskandar Muda dan Putroe Phang dianugerahi seorang anank perempuan yang diberi nama Puteri Sari Alam, hingga suatu saat puteri sari Alam menikah dengan Sultan Iskandar Tsani. Tiba pada saat suamninya meninggal Puteri Sari Alam naik Tahta menjadi Sultanah dengan gelar Sultanah Tajul Alam Safiatuddin.
Tiba pada suatu ketika permaisuri rindu akan kampung halamannya, tampak bersedih ketika mengingat Kampung Pahang. Atas bukti cinta yang besar terhadap permaisuri Sultan iskandar Muda membangun Gunongan . Putroe Phang sangat berpengaruh dalam pemerintahan Aceh dan penyusunan Undang-Undang kerajaan, hingga muncul semboyan :
Adat bak Poeu Meureuhom
Hukum bak Syiah Kuala
Qanun bak Putroe Phang
Reusam bak Bentara
Artinya:
Adat dari Marhum Mahkota Alam
Hukum dan Syiah Kuala
Qanun dan Puteri Pahang
Resam dan Bentara (‘uleebalang)
Adat meukoh reubung
Hukum Meukoh purih
Adatjeutabarangho takong
Hukum hanjuet barangho takih
Artinya:
Adat dapat dipotong seperti memotong rebung
Hukum seperti memotong sagak (hujung buluh keras)
Hukum tak dapat diatur dengan semena-mena
(melainkan wajib didasarkan Quran dan Hadis)
Hingga pada suatu hari Putroe Phang mangkat, upacaranya dilakukan dengan megah dan khidmat. Kain jendela dan tirai istana keratin Darud Dunia diganti dengan kain warna hitam. Keranda jenazah yang berhiaskan serba indah keemasan dan permata diletakkan di atas tandu berbentuk segitiga. Masing-masing ujung dipikul oleh tiga pembesar dan tiga dewan negara yaitu dewan Mong-mong Angkatan Laut, Angkatan Darat. Didepan sekali berdiri Ketua Dewan Mufti empat (Khuja Madinah) yang lebih terkenal dengan Khuja Pakeh yang berpakaian serba putih (sorban dan jubah) dengan tongkat di tangan kanannya. Di belakangnya diikuti dua pembesar negara Perdana Menteri Seri Ratna Bijaya Sang Raja Meukuta Dilamcaya yang bernama Orang Kaya Seri Maharaja Laila dan Qodli Malikul Adil, keduanya memegang jambangan air mawar yang dibuat dari emas berhias permata. Di belakang mereka, dua orang Bentara yang membawa jambangan teurapan-geutanggi yang mengeluarkan asap dari pembakaran ramuan-ramuan setanggi yang harum semerbak baunya.
Setelah ucapan berita duka , barisan bergerak menuju masjid Raya Baiturrahman untuk di sholatkan, jenazah kembali ke Keraton Darud Dunia dan terus menuju ke pemakaman raja-raja. Ketika hendak dikuburkan laksamana Meurah Ganti dan Datuk Bendahara Muhammad TUn Seri Lanang turun ke liang lahat dan dituangkan lah emas urai (pasir tanah) sekitar rubuh jenazah Putroe Phang, keranda pun ditutup lalu ditimbun dengan tanah sebagaimana biasanya.
Sebuah penelitian sepanjang 13 tahun –dan melibatkan lebih dari 400 ribu orang– yang dilakukan oleh National Cancer Institute dan diterbitkan di ‘New England Journal of Medicine’, menyimpulkan bahwa peminum setia kopi memiliki resiko kematian dini 16 persen lebih kecil. Nah, kopi juga memiliki manfaat yang menuntungkan buat kesehatan beberapa diantaranya yaitu mencegah penyakit batu empedu, dapat mencegah depress, dapat meningkatan memori, dan mengandung antioksidan tinggi
Budaya minum kopi (ngopi) sangat lekat di aceh baik itu dari usia remaja maupun yang tua. Kopi Aceh juga sudah dikenal di masyarakat dunia. Terlebih setelah bencana Tsunami pada 26 Desember 2004 silam. Banyak relawan-relawan asing yang berdatangan ke Serambi Mekah, dan mereka sering berkumpul di warung warung kopi melepas kepenatan dan lelah sambil menikmati kopi. Ada beberapa sajian cara membuat kopi, Beragam orang menyebutnya, ada kopi pancung (setengah gelas), kopi tubruk (bersama ampas), kopi sareng (saring), tapi yang lebih populer adalah kopi Ulee Kareng. Sudah menjadi keharusan bagi warga Aceh mengajak tamu-tamunya untuk mencicipi kopi. Setiap harinya, warung kopi dipenuhi oleh pelancong ataupun penduduk sekitar. Untuk dapat menikmatinya sahabat travel bisa langsung datang ke warung kopi solong (sangat recommended).
Siapa yang tak kenal warung kopi solong, berdiri sejak tahun 1974 oleh Muhammad solong atau Abu Solong yang pada saat itu warung kopi ini dinamai “Jasa Ayah”. Solong memang unik, selain namanya yang tak biasa makna Solong tak banyak diketahui orang. Menurut Cek Nawi, penerus usaha warung kopi ‘Jasa Ayah’, Solong hanyalah nama panggilan ayahnya ketika masih bekerja pada orang Tionghoa di Peunayong atau suatu kawasan pemukiman etnis Tionghoa di Banda Aceh.
Proses Penyaringan Kopi
Seiring berkembangnya usaha dan banyak pelanggan-pelanggan yang datang, Cek Nawi sebagai pemilik Warung Kopi Solong saat ini tetap menjaga kualitas kopi racikannya. Ia tetap memakai biji kopi pilihan dari Pidie dan Lamno, Aceh Jaya. Karena sudah menjadi tradisi dan budaya penduduk Aceh, jangan heran bila mereka mengajak wisatawan untuk ikut ngopi di Warung Kopi Solong.
Selain kualitas kopi yang disajikan solong juga memiliki karyawan-karyawan yang memberikan pelayanan yang ramah terhadap pelanggannya, maka tak jarang kita lihat orang-orang yang selalu datang ialah pelanggan setianya dikarenakan memiliki pendekatan yang sangat baik terhadap para konsumennya.
Solong juga menjual kopi bubuk yang sudah dikemas rapi, sehingga para pelanggan ataupun pelancong yang datang bisa membawanya pulang untuk dijadikan oleh-oleh Khas Aceh.
“Tertarik untuk mencoba, kami tunggu kehadiran anda di Aceh.. ”
Museum Tsunami Aceh berdiri megah dan menjadi kebanggaan rakyat Aceh. Museum ini didirikan sebagai sebuah saksi terhadap musibah maha dahsyat yang terjadi di 26 Desember 2004. Museum ini diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada tahun 23 februari 2008. Sekarang Museum tsunami aceh menjadi primadona untuk para wisatawan lokal dan internasional.
Museum Tsunami di Malam Hari
Namun tahu kah Anda siapa arsitek dari Museum Tsunami? Ya Sang Maestro dari pembangunan awal museum ini adalah Muhammad Ridwan Kamil atau yang sekarang terkenal dengan nama Kang Emil. Kang Emil memenangi sayembara yang dilaksanakan oleh Badan Rehabilitasi dan Rekontruksi (BRR) Aceh. Mengalahkan 153 pesaing yang juga ikut dalam sayembara ini. Kang Emil sekarang sedang menjadi primadona dikarenakan mampu menyulap kota Bandung menjadi sangat indah pada kegiatan Konferensi Asia Afrika. Namun Kang Emil rupanya udah lebih dulu membuat sesuatu yang WOW untuk masyarakat Aceh melalui sentuhan karyanya di museum Tsunami.
Dengan Tema “Rumah Aceh as Escape Hill” Kang Emil menyajikan ilustrasi yang luar biasa dari desain museum tsunami, berbentuk seperti Kapal PLTD Apung yang maha besar, kang emil merancang sisi sisi museum tsunami seperti Lorong Tsunami dimana disana akan berada dalam kegelapan dengan lorong yang diisi percikan percikan air yang menggambarkan bagaimana tinggi dan gelapnya gelombang tsunami. Setelah itu ada ruang visual untuk melihat foto-foto kejadian tsunami. Setelah itu kita akan sampai ke “Cerobong Doa” dimana terdapat ribuan nama yang menjadi korban tsunami dan juga disudut atas terdapat tulisan “ALLAH” sebagai tanda bahwa manusia semuanya akan kembali kepada Allah.
Inside Tsunami Museum
Setelah itu kita akan berputar putar dalam terowongan harapan dimana dari gelap menuju terang sebagai tanda rakyat Aceh bangkit dari tsunami. Dan sampai ke jembatan perdamaian dimana terdapat banyak negara donor yang membantu Aceh saat tsunami. Di lantai 2 ada ruang video yang mana menyajikan video tsunami selama 9 menit. Di sebelah nya ada ruangan display dan ruangan sains tentang tsunami dan gempa bumi.
Kang emil berhasil memadukan kearifan lokal dan kejadian tsunami menjadi karya yang sangat indah. Museum Tsunami merupakan karya yang sangat luar biasa, dimana banyak turis lokal dan turis mancanegara sangat kagum dengan bentuk Museum Tsunami Aceh. Turis yang datang ke Banda Aceh mewajibkan Museum Tsunami sebagai salah satu destinasi yang wajib dikunjungi. Dan museum tsunami hanya ada di Aceh.
Kang Emil, Desainer Museum Tsunami
Kang Emil yang sekarang sudah menjadi Walikota Bandung merupakan seorang Maestro yang luar biasa. Alumni ITB Bandung ini memang terkenal jago dalam bidang arsitek. Banyak lagi hasil hasil desain Kang Emil yang menjadi primadona. Alun alun kota Bandung, salah satu mesjid di Kota Bandung juga menjadi trending topic selama ini.
Masyarakat Aceh sangat berterima kasih untuk Kang Emil yang mampu melahirkan karya yang luar biasa bagi masyarakat Aceh. Museum Tsunami Aceh menjadi Aset yang sangat berharga bagi masyarakat Aceh. Setiap hari ratusan pengunjung berkunjung ke museum tsunami dan jangan khawatir sampai hari ini untuk masuk ke Museum Tsunami anda tidak perlu membayar sepeserpun alias gratis. Namun ada syarat jika ingin masuk ke Museum tsunami, yaitu tidak boleh membawa tas besar yang diperkenankan Cuma dompet dan kamera.
Hatur Nuhun Kang Emil
Kang Emil dan Mba Ata di KAA
Ayooo Berkunjung Ke Aceh dan nikmati pengalaman Anda disini
Air Asia merupakan maskapai Low Cost Carrier (LCC) yang sangat populer di kawasan Asia Tenggara. Promo yang gila gilaan selalu dihadirkan oleh Air Asia untuk para pelancong yang suka jalan jalan. Harga yang mereka tawarkan pun sangat murah walaupun harus menunggu 6 atau 12 bulan kedepan. Namun dengan harga yang sangat murah Anda bisa berkeliling dunia. Air Asia memiliki slogan Everyone Can Fly selalu memberikan promo promo menarik.
Perusahaan Penerbangan yang dipimpin Oleh Dato Tony Fernandez ini memiliki rute penerbangan yang sangat banyak. Berpusat di Kuala Lumpur Anda bisa menuju ke seluruh destinasi tujuan Anda. Air Asia melayani rute Malaysia, Indonesia, Vietnam, Thailand, Filipina, India, Singapore, Korea Selatan, Brunei Darussalam, Australia dan beberapa negara lain baik di Asia maupun Eropa.
Nah, hari ini kita akan mengupas cara cara untuk dapat memperoleh tiket promosi Air Asia. Siapkan diri Anda dan Siap Siap untuk Terbang bersama Air Asia.
Tiket Promosi Nol Rupiah Biasanya Setahun 3 Kali
Tiket Promo Nol Rupiah biasanya hadir 3 kali dalam setahun yaitu Bulan Maret, Juli dan November. Nah Promo Nol Rupiah artinya Anda Hanya membayarkan biaya Airport Tax dan Biaya lain-lain yang dibebankan oleh Bandara yang Anda tuju. Kisarannya tidak terlalu besar. Sebagai Ilustrasi Tiket Banda Aceh – Kuala Lumpur dijual dengan Rp. 591.000 (Harga termasuk Airport Tax Banda Aceh Airport Tax KLIA 2 dan Biaya KLIA dan Fuel Surcharge). Dengan Biaya yang sangat murah Anda sudah bisa keluar negeri. Masih Banyak Destinasi destinasi yang bisa Anda tuju seperti Kuala Lumpur Lombok, Kuala Lumpur Bali, Kuala Lumpur Bandung, Kuala Lumpur Seoul, Kuala Lumpur Jeddah, dan Kuala Lumpur Perth.
Promo Air Asia
Siapkan Rute yang Ingin Anda Tuju
Siapkan rute rute yang ingin tuju. Promo Air Asia biasa memiliki batas waktu jadi jangan kebanyakan mikir, kalau kebanyakan mikir biasanya promo nya udah keduluan diambil orang. Untuk bulan bulan liburan seperti Juni atau akhir desember akan habis dalam waktu 5 Jam. So kalau kebanyakan mikir liburan Anda pasti ga akan pernah terwujud.heheheheh
Destinasi Terbang Air Asia
Siapkan Dokumen Perjalanan Anda
Dokumen perjalanan sangat penting untuk memburu tiket-tiket promo. Ada beberapa Maskapai yang wajib menyertakan data paspor, namun Air Asia boleh tidak menyertakan data paspor karena yang diminta hanya nama dan tanggal lahir saja. Namun yang perlu diingat nama di tiket harus sama dengan nama di paspor. So bagi kawan- kawan yang belum punya paspor segera ke kantor imigrasi terdekat, buat paspor ga mahal kok Cuma 355.000 (Jalur Resmi) or 500.000 (Jalur Agensi). Nah buat yang sibuk bayar aja agensi nya biar bisa punya paspor dengan segera.
Desain dan Warna Baru Paspor Indonesia
Kumpulkan Informasi Negara yang ingin Anda Tuju
Sebelum melakukan pemesanan anda harus tau informasi negara tujuan Anda. Ntar kesesat saya ga tanggung jawab. Contohnya Begini : Anda ingin pergi ke India mau jumpa Shahrul Khan. Berarti Anda harus mencari bandara terdekat dengan Delhi atau Mumbai. Air Asia tujuan india ada 7 rute : Bengaluru, Chennai, Hyderabad, Kochi, Kolkata, Tiruchirapalli, dan Visakhapatnam. Nah Jangan Sampe Anda Terdampar ke Ujung India dekat dengan Pakistan atau Afghanistan sehingga untuk menuju Delhi Anda harus merogoh Kocek 3 x Lipat daripada harga tiket. Begitu juga tentang informasi visa, karena ada beberapa negara yang membebaskan visa untuk Warga Negara Indonesia dan ada negara yang bisa membeli Visa On Arrival (VOA) dan ada negara yang mewajibkan kita untuk mengurus visa sebelum terbang menuju negara mereka. So Anda harus rajin rajin searching informasi sebelum memutuskan untuk terbang bersama Air Asia
Cara Membeli Tiket Air Asia
Air Asia termasuk maskapai yang semuanya dikerjakan dengan Teknologi. Proses pembelian tiket juga dilakukan secara teknologi seperti pembelian tiket via kartu kredit. Nah buat Anda yang belum memiliki kartu kredit sebaiknya hubungi saja Agen Perjalanan langganan Anda. Selain aman, tentunya segala pengurusannya pun akan ditangani oleh Agen Perjalanan Anda. Karena Air Asia sangat menekankan ketelitian. Sedikit Anda salah, maka harga yang ditawarkan akan lebih tinggi karena ada biaya asuransi, biaya pemilihan seat, biaya bagasi dan banyak lagi biaya biaya lainnya yang akan muncul kalau anda belum terbiasa dengan pembelian Air Asia.
Everyone Can Fly
Nah, kira-kira begitulah Tips untuk mendapat tiket Promo Air Asia, sehingga Anda bisa terbang bersama Air Asia dalam waktu dekat. Rancang trus perjalanan Anda jangan sampe kelewatan Promo Nol Rupiah Air Asia.
Saya bukan staf Dinas Pariwisata Aceh, apalagi Duta Pariwisatanya. Saya asli berdarah Sulawesi yang kebetulan tinggal di Aceh. Tapi entah kenapa, pengalaman tinggal selama 1,5 tahun membuat saya jatuh cinta dengan kota ini. Berada di ujung barat Indonesia, Aceh memiliki pesona tersendiri yang siap memanjakan mata dan hati para pengunjungnya.
Berikut 7 alasan, kenapa kamu harus berkunjung ke Aceh :
Kota Serambi Mekkah
Kota di Indonesia yang memiliki sebutan ini sudah pasti hanya Aceh. Bukan tanpa alasan sehingga Aceh dijuluki Kota Serambi Mekkah. Khasanah keislaman kota ini memang benar-benar terasa layaknya Kota Mekkah. Salah satunya bisa dilihat dari Qanun (aturan) yang dibuat pemerintah Aceh tentang aturan berpakaian yang semestinya untuk wanita maupun pria, aturan menghentikan semua aktivitas ketika waktu shalat tiba, sampai aturan berboncengan sepeda motor juga dibuat. Disinilah perbedaan yang dimiliki Aceh dan membuat Aceh tak pernah sepi wisatawan.
Mesjid Raya Baiturrahman
Tak ada kata macet disini!
Saat kita berkejaran dengan absen di kantor sebelum jam 8 pagi, dan ingin sampai dirumah tepat waktu namun semua berantakan hanya karena MACET, tentu bukan hal yang menyenangkan bukan. Hal itu tidak akan kamu dapatkan saat di Aceh. Meskipun Aceh bukan kota dengan penduduk yang sedikit, tapi sejauh ini lalu lintas di Aceh masih bisa dibilang lancar kemanapun saya pergi.
Keramahan warga lokal
Pernah sebelum ke Aceh, seorang teman dari Aceh berkata,’Orang Aceh itu kalau sudah kita ambil hatinya, apapun pasti dikasih.’Dan itu memang benar. Saat jatah hidup saya harus dirapel, saya tetap bisa hidup seperti biasanya karena warga sekitar yang begitu baik.
Seperti ketika musim panen padi tiba, tidak sedikit tetangga yang kerumah untuk mengantarkan beras yang baru saja selesai digiling, atau pada saat saya kehabisan bensin di jalan dan uang di dompet saya kosong, seorang ibu yang tak saya kenal datang membantu.
Si ibu hanya berucap, ‘Besok aja dek bayarnya nggak apa-apa.’
Mungkin ibu tersebut kasihan karena saat itu hampir Maghrib dan atm jaraknya cukup jauh.
Mereka sangat baik dan suka menolong. Kuncinya hanya satu, selalu menjaga hubungan baik dengan mereka.
Hampir tidak ada kriminalitas
Selain Kota Yogyakarta, Aceh pantas masuk daftar kota dengan tingkat kriminalitas terendah, terlepas dari persoalan Aceh beberapa tahun yang lalu.
Dari pendapat teman-teman yang juga pernah ke Aceh, mereka mengakui saat jalan-jalan di pusat keramaian di Aceh mereka tidak harus memeluk tas mereka atau menaruhnya di bagian depan seperti saat berjalan-jalan dikota lain.
Kulinernya ajaib!
Berdasar survei yang saya lakukan sendiri, meskipun makanannya cenderung pedas, rata-rata orang yang berkunjung ke Aceh dan mencoba kulinernya, tidak ada yang bilang tidak enak.
Salah satu kuliner khas yang bikin ketagihan selain Mie Aceh yang sudah tersohor, adalah Gulai Pliek U. Ini merupakan sayur khas Aceh, rasanya yang agak asam dan pedas, berpadu dengan kuah kental yang berasal dari bumbu khas Aceh dijamin akan membuat keringat mengucur deras.
Satu lagi favorit saya, Ayam Tangkap. Ayamnya dipotong kecil-kecil dan tersembunyi dibalik daun Teumuru. Selain itu, hampir semua kuliner di Aceh tidak ada yang porsinya kecil, semua serba jumbo!
Ayam Tangkap Aceh
Keindahan luar biasa pesisir pantainya
Pantai yang ada di Aceh benar-benar membuat mata dan hati fresh.
Ada pantai Lampuuk di Lhoknga yang pasir putihnya sangat bersih. Lalu di Pulau Weh, Sabang ada pantai Iboih yang airnya begitu jernih bahkan hingga terlihat jelas karangnya, dan membuat yang main di sana rasanya ingin berlama lama.Sebagai seorang pencinta pantai -meskipun saya tidak bisa berenang, Pantai di Aceh itu seperti jarang tersentuh, meskipun selalu ramai pengunjung.
Kenapa bisa? Karena orang Aceh menjaganya dengan baik.
Lhok Keutapang
Segudang wisata sejarah
Pemerintah setempat membangun berbagai macam lokasi wisata sejarah Aceh yang membuat saya merinding. Merinding dengan luar biasanya sejarah Aceh.
Ada Masjid Raya Baiturrahman, saksi bisu bencana tsunami kala itu, meskipun diterjang tsunami tapi ajaibnya masjid tersebut tetap berdiri kokoh. Ada pula Museum Tsunami Aceh yang menyimpan semua seluk beluk bencana tersebut, sukses membuat saya menangis di depan banyak orang, disalah satu ruangan khusus di museum itu.
Serta sebuah kapal yang terseret ke darat dan berada tepat diatas rumah warga. Saat berkunjung kesana saya berkenalan dengan seorang wisatawan asing. Wisatawan tersebut membuat saya terhenyak, dia yang berasal dari negara yang budayanya banyak diadopsi anak-anak muda Indonesia, ternyata sangat mengagumi sejarah Aceh.
Sebuah hal yang bisa menjadi pelajaran bagi kita untuk lebih peduli pada kearifan budaya bangsa sendiri.
Isi Liburan dengan Mengikuti Wisata Tsunami Banda Aceh
Wisata tsunami Banda Aceh menjadi salah satu pilihan menarik untuk menghabiskan masa libur Anda. Tahun 2004 merupakan kisah pahit yang harus dilalui oleh warga Aceh. Pasalnya pada tahun tersebut terjadi tsunami yang memporak-porandakan daerah tersebut. Namun kini, Aceh telah kembali bangkit. Bahkan dari bencana tersebut telah diubah menjadi sumber rejeki oleh warga Aceh. Mereka melakukan perbaikan dan menjadikan sebagian tempat untuk tempat wisata.
Wisata yang bisa diperoleh di tempat tersebut adalah sejarah tsunami serta pemandangan tentang material akibat terjangan ombak.
Wisata Sejarah
Salah satu wisata tsunami Banda Aceh adalah wisata sejarah (napak tilas) kejadian tsunami yang terjadi pada 26 Desember 2004 lalu. Salah satunya adalah dengan mendatangai Museum Tsunami Aceh. Museum ini berlokasi di Jalan Iskandar Muda, Banda Aceh. Tepatnya berada di tengah-tengah kota Banda Aceh. Museum ini diresmikan pada tahun 2008 dan dirancang oleh Walikota Bandung, Ridwan kamil.
Museum Tsunami Aceh
Apa saja yang bisa Anda nikmati di museum tersebut? Yang bisa dinikmati adalah suasana mencekam saat bencana tsunami terjadi. Pada bagian pintu masuk, Anda akan dibawa menelusuri lorong yang gelap dan dilengkapi dengan suara gemricik air. Suasana ini ditujukan agar pegunjung bisa merasakan bagaimana perasaan takut, cemas, dan bingung dirasakan oleh korban tsunami dulu.
Setelah itu ketika masuk, Anda akan dibawa menelusuri foto-foto kondisi Banda Aceh setelah tsunami. Bagaimana kondisi kota sudah luluh lantah dan banyak pohon maupun barang-barang warga berserakan tak beraturan. Semakin merinding lagi ketika Anda memasuki ruangan lain yang berisi nama-nama korban tsunami.
Kapal-kapal yang Terdampar
Salah satu objek wisata lainnya adalah kapal-kapal yang terdampar di daerah pemukiman warga. Ada beberapa kapal yang berhasil terbawa ombak tsunami, misalnya saja kapal PLTD Apung dan kapal Apung Lampulo.
PLTD Apung
Untuk kapal PLTD Apung sendiri sebenarnya dulu adalah milik PT. PLN Banda Aceh. Kapal ini dulunya berada di pantai Ulee Lheue dan memiliki berat sekitar 2.600 ton. Kapal ini saat tsunami terbawa ombak sekitar 5 km di Gampong Punge Blang Cut. Kapal besi ini kini menjadi salah satu Wisata tsunami Banda Aceh yang terkenal karena selain dapat menikmati pemandangan dari atas kapal, ada juga prasasti di dalam objek wisata ini. Prasasti ini mengukir nama-nama korban tsunami. Dibagian puncak prasasti ada jam besar yang menunjukkan pukul 07.55. selanjutnya di dalamnya ada peta Aceh yang bertuliskan 26 Desember 2004.
Kapal Apung Lampulo
Kapal lain yang terdampar waktu tsunami dan menjadi objek wisata adalah milik nelayan, yakni Kapal Apung Lampulo. Kapal ini diseret tsunami hingga 3 km ke daerah Gampong Lampulo, Kuta Alam, Banda Aceh. Uniknya,kapal ini berada di lantai 2 rumah seorang ibu bernama Abasiah.
Nah… menarik bukan? Ayo pilih Wisata tsunami Banda Aceh yang paling Anda minati.
Pada kesempatan kali ini saya akan membagikan sedikit resep kue tradisional khas Aceh yaitu kue Timpan. Kue spesial ini disajikan di hari raya idul fitri maupun idul adha,hal ini ialah tradisi turun temurun dan rahasia umum dikalangan masyarakat Aceh, bahkan hingga memiliki ungkapan atau peribahsa seperti ini “Uroe goet buluen goet Timphan ma peugoet beumeuteme rasa” (Hari baik bulan baik Timphan ibu buat harus dapat kurasakan). Namun kue ini juga ada di hari-hari biasa di warung kopi tertentu. Kue timpan memiliki varian isi mulai dari Srikaya, labu, pisang, dan juga parutan kelapa yang sudah diolah.
Timphan Srikaya Aceh
Langsung saja saya akan membagikan resepnya, yaitu timpan isi srikaya karena timpan isi srikaya yang paling terkenal.
Bahan kue Timpan antara lain:
Pisang raja dihaluskan 250 gram
Tepung ketan 200 gr
Santan kental 2 sdm
Air kapur sirih 1 sdm
Garam1/4 sdt
Bahan Srikaya :
Telur ayam 1 gelas duralex panjang
Gula pasir 1 gelas duralex panjang
Santan kelapa kental 1 gelas duralex panjang (1/4 nya pati daun pandan)
Jintan manis (halus) 1 sendok teh
Vanili ½ sendok teh
Kayu manis 1 cm
Cara membuat :
Campur semua bahan dasar, aduk tepung ketan dan pisang yang sudah dihaluskan. Lalu masukkan santan, air kapur, dan garam. Aduk hingga merata, adonan ini digunakan untuk kulit.
Kocok telur dan gula hingga kental, lalu masukkan santan kental. Aduk rata, tambahkan jintan manis, dan kayu manis . Masak hingga kental, angkat kemudian beri vanili dan aduk rata lagi. Dinginkan dan gunakan sebgai isi timpan.
Ambil daun pisang muda yang sudah dipotong-potong kurang lebih 15 x 20 cm. Oleskan daun dengan minyak kemudian ambil adonan kulit pipihkan, kemudian isi dengan srikaya, gulung, dan bungkus.
Kue siap dikukus hingga matang kurang lebih 10-15 menit. Angkat dan sajikan.
Wisata bawah laut Pulau Weh sangat direkomendasikan untuk dicoba. Siapa yang akan menolak untuk menikmati keindahan bahari dari pulau yang terletak di bagian barat Indonesia ini, anda pun akan sangat berat untuk menolak tawaran ini. Pulau Weh belum cukup banyak memiliki pendatang, namun keindahan darat dan lautnya tidak disangsikan lagi. Bagi anda yang mencari spot baru dalam melakukan penyelaman, anda bisa memilih pulau ini sebagai tujuan berlibur anda sekaligus berburu keindahan alam bawah laut dari titik nol kilometer Indonesia. Apakah anda tertarik dengan tawaran wisata tersebut? Mari kita tengok lebih dalam mengenai wisata bawah laut dari Pulau Weh.
Lokasi Wisata Bawah Laut Pulau Weh
Kecantikan Pulau Weh yang ditonjolkan adalah spot-spot bawah lautnya yang menggoda setiap mata memandang. Di kalangan para pecinta kegiatan selam, wisata bawah laut Pulau Weh sangat terkenal dan digandrungi. Tidak hanya penyelam domestik saja yang mengatakan bahwa Pulau Weh memiliki pesona bawah laut yang aduhai, banyak juga wisatawan manca negara yang memuji akan keindahan salah satu pulau di Indonesia ini. Ada 2 lokasi yang dikatakan memiliki keindahan bawah laut paling indah di antara yang lainnya. Yang pertama adalah Pantai Gapang dan juga Pantai Iboih atau juga sering disebut dengan Pulau Rubiah. Sudah banyak pihak yang memberikan 2 jempol untuk keindahan tempat ini. Karena letakya dekat dengan Selat Malaka, maka tidak heran jika banyak kapal-kapal berdatangan untuk mengantar para wisatawan menikmati keindahan tempat ini.
Pantai Gapang
Pantai gapang
Pantai ini bisa dikatakan merupakan salah satu tujuan para backpackers. Di Pantai Gapang, wisatawan akan disuguhi pemandangan pantai pasir putih yang sangat mempesona. Disebut Pantai Gapang karena di pantai ini terdapat banyak pohon-pohon besar yang berdiri tepat di bibir pantai, yakni pohon Gapang. Pohon yang menciptakan nuansa teduh ini merupakan salah satu keistimewaan yang berada di Pantai Gapang ini. Perjalanan menuju Pantai Gapang sendiri memakan waktu sekitar 1 jam perjalanan dengan biaya sekitar Rp. 50.000. Lama perjalanan ini tidak akan terasa, karena di sepanjang perjalanan, Anda akan disuguhi pemandangan yang sangat indah.
Pantai Rubiah/Iboih
Pantai Iboih
Pantai ini memiliki gelombang laut yang tenang. Para wisatawan dapat menikmati keanekaragaman bawah laut dengan berbagai macam spesies ikan dan terumbu karang. Selain itu, Anda juga dapat menikmati keindahan gunung berapi yang berada di bawah permukaan laut. Bagi wisatawan yang ingin merasakan sensasi melihat keindahan bawah laut dan tidak membawa perlengkapan snorkeling, Anda tidak perlu khawatir, karena terdapat persewaan peralatan snorkeling maupun menyelam.
Tips Menikmati Wisata Bawah Laut Pulau Weh
Bagi anda yang sangat ingin menikmati wisata bawah laut Pulau Weh namun tidak memiliki peralatan selam yang lengkap, anda tidak perlu khawatir akan hal tersebut. Di Pulau Weh sendiri, anda akan disambut oleh banyak pihak yang menyewakan alat-alat selam bagi para pengunjung. Ketika menyelam, jangan kaget ketika tiba-tiba anda menemukan sosok hewan menggemaskan seperti lumba-lumba, ikan pari manta, penyu, dan juga ikan paus. Ada beberapa tips untuk pemula seperti anda yang ingin menyelam menikmati keindahan suasan bawah laut dari Pulau Weh. Pastikan anda selalu berada dalam pengawasan instruktur agar terhindar dari segala hal yang tidak diharapkan.
Biasanya, bagi penyelam pemula, instruktu akan mengajaknya menikmati setiap sisi dari pantai-pantai di Pulau Weh dan memberikan informasi mengenai sejarah Pulau Weh. Untuk anda yang sudah cukup profesional, anda bisa menikmati satu pemandangan yang luar biasa yaitu melihat bangkai kapal yang sudah tenggelam selama raturan tahun ketika Indonesia masih dijajah oleh Belanda. Akan lebih nikmat dan mudah apabila anda memilih untuk mempercayakan wisata bawah laut Pulau Weh kepada pihak tour dan travel yang terpercaya supaya liburan anda berkesan.
Rumah adat Aceh (Rumoh Aceh) merupakan rumah tradisional yang telah lama berdiri dan tetap kokoh hingga saat ini. Rumah yang bertipe rumah panggung ini memiliki 3 – 5 bagian/ruangan, terdiri dari seuramoe keue (serambi depan) biasanya digunakan untuk menerima tamu, mengajar nagaji saat malam, tempat tiduran anak klaki-laki, serta penjamuan tamu untuk makan bersama, seuramoe teungoh (serambi tengah) ruangan ini dianggap lebih suci maka tak khayal jika ruangan ini sedikit lebih tinggi ddan bersifat pribadi ruangan ini terdapat 2 bilik atau 2 kamar tidur yang dihuni oleh kepala keluarga. Pabila ada anak perempuan yang kawin maka dia kana menempati serambi ini, dan oragn tuanya akan pindah ke anjong. Dan yang terakhir seuramoe likot (serambi belakang) serta bagian tambahan yaitu bagian dapur. Tinggi pintu rumoh aceh sekitar 120-150cm yang membuat siapapun harus sedikit menunduk, ini memaknai sebuah penghiormatan kepada tuan rumah.
ruang tamu
Rumoh Aceh memiliki nilai filosofis dan juga estetis, dapat dilihat dai berbagai ornament yang menghiasi sekeliling rumah. Ornamen yang menghiasi rumah dapat berbeda-beda tergantung rumoh aceh tersebut berasal karena setiap daerah memiliki ciri khas masing-masing. Rumoh aceh berdasarkan konsep kehidupan masyarakat islam yaitu suci. Untuk menghindari binatang buas dan binatang najis, oleh karena itu rumoh aceh berdiri diatas panggung. Rumoh aceh sendiri dibangun menghadap kiblat kaum muslimin (makkah) yaitu bagian depan menghadap langsung ke Timur dan bagian belakang rumah menghadap ke Barat. Peletakkan tangga pun diletakkan di ujung timur atau dibawah kolong rumah tidak boleh diletakkan di depan karena akan mengganggu orang ketika hendak melakukan sholat. Reunyeun (tangga) berfungsi juga sebagai titik batas yang boleh didatangi oleh tamu yang bukn anggota keluarga. Pantang bagi mereka yang hendak naik kerumah apabila tidak ada anggota keluarga laki-laki yang tinggal.
ruang dapur
Rumoh aceh memiliki 16-24 batang kayu yang berfungsi sebgai pancang atau penyanggah bangunan rumah. bagian bawahrumah biasa dipergunakan untuk memelihara ternak, dan juga tempat untuk membuat songket. Uniknya lagi rumah aceh ini dibangun tanpa mengunakan paku satupun, hanya menggunakan pancang/pasak dan tali pengikat dari rotan sebagai pondasi rumah. bertapkan rumbia dan dinding yang terbuat dari papan, rumah ini pun diprediksikan dapat bertahan hingga 200 tahun.
Motif hiasan rumah yang dipakai yaitu :
Ukiran-ukiran yang diambil dari ayat Al-quran
Motif flora yaitu berupa daun-daun akar, batang ataupun bunga. Biasanya hiasan ini terdapat di tangga (reunyeun), dinding, kindang, balok pada bagian atap serta jendela.
Motif alam ataupun fauna
Serta motif lainnya seperti rantee, lidah, dan sebagainya.
Pada dasarnya berbagai bentukan di dalam rumah ialah hasil respon dari penghuni terhadap kondisi. Rumah bertipe ini juga memudahkan warga untuk saling menjaga rumah dan ketertiban gampong, mka dari itu rumah panggung bisa dimanfaatkan sebagai sistem control yang praktis dari segi keamanan, ketertiban dan keselamaran dari datangnya banjir, binatang buas dan orang asing.
Keberadaan rumoh aceh juga unutk menunjukkan status social penghuninya, semakin banyak hiasan nya maka semakin kaya orang tersebut, begitu juga sebaliknya,
Berikut cuplikan video tentang rumoh Aceh oleh Made wijaya
Siapa yang tak kenal Masjid raya Baiturrahman ? yang menjadi ikon kota Banda Aceh. Bangunan memiliki sejarah yang kental baik itu pasca Tsunami, maupun sebelum Tsunami yang hingga kini masih berdiri kokoh di Serambi Mekkah ini. Pada kesempatan kali ini saya ingin membagi tentang bangunan bersejarah di beberapa tempat selain masjid raya Baiturrahman. Langsung saja…..
Benteng Indra Patra
Photo by: seaarcheology.com
Benteng Indra Patra yang berlokasi di desa Ladong, Kecamatan Masjid Raya, Aceh Besar. Merupakan peninggalan kerajaan Hindu pertama di Aceh. Benteng ini dibangun oleh Putra Raja Harsa dari kerajaan Lamuri pada abad ke-7 Masehi.bentuk bentengterlihat sangat besar, tersusun atas batu-batu gunung dengan ketebalan hampir 2 m. batu gunung ini direkatkan oleh lem perekat yaitu, campuran kapur, tanah liat, putih telur, dan tumbukan kulit kerang. Bentreng ini terlihat kokoh dan ampuh dijadikan sebagai pertahanan pada masa Kesultanan Aceh Darussalam menghadapi armada Portugis.
Benteng Indra Patra
Selain itu benteng ini juga digunakan untuk peribadatan umat Hindu. Di setiap sisi benteng terdapat 11 lubang yang digunakan sebagai ruangan pengintai musuh. Jarak tempuh untuk mencapai ke benteng ini kurang lebih 19 kilometer, tidak ada ngkutan khusus jika ingin mengunjunginya.
Replika Pesawat RI-001
pesawat RI-001 Seulawah
Pesawat angkut pertama Indonesia yang berjasa dalam mewujudkan kemerdekaan negeri ini. Replika pesawat ini berlokasi di Blang Padang, pesawat yang diberi nama Seulawah atau gunung emas merupakan cikal bakal berdirinya perusahaan penerbangan. Pesawat ini ialah hasil sumbangan rakyat Aceh atas permintaan Soekarno. Pada oktober 1948 Indonesia membeli pesawat jenis Dakota DC-3 melalui Singapura, oleh perwira penerbangan Wiweko Soepono yang akhirnya menjadi Direktur Utama garuda. Dengan nomor registrasi RI-001 Seulawah, inilah pesawat angkut pertama milik Indonesia dan cikal bakal berdirinya Indonesian Airwasy yang saat itu berkantor di Burma (Myanmar).
Pada awal beroperasinya pesawat ini, menjadi penghubung antara pulau Sumatera dan Jawa yang mengangkut obat-obatan dari India dan Burma. Pesawat ini juga diceritakan berhasil menyelundupkan persenjataan dan perangkat lainnya dari Burma untuk melawan belanda dan mampu menembus blockade-blokade kolonial Belanda. Pesawat RI-001 melakukan penerbangan di malam hari dimana saat itu para pemuda Aceh membakar daun kelapa kering untuk memberikan tanda bahwa landasan telah siap untuk menerima pendaratan pesawat RI-001 ini.
photo by : atjehlink.com
Landasan terbang pesawat ini di Lhok nga dan juga lapangan Blang Padang. Pada tahun 1949 pesawat ini tidak diizinkan kembali ke Indonesia sehingga pesawat itu tertahan di Burma, yang kemudian pemerintah Myanmar menyewa pesawat tersebut untuk dijadikan alat angkut negara tersebut mulai dari sanalah RI-001 Seulawah dikomersilkan. Pada saat Myanmar mengalami gejolak pemberontakan RI-001 ikut digunakan untuk operasi militer negara tersebut.
Oleh sebab itu, untuk mengenang jasa rakyat Aceh maka dibangunlah replika RI-001 di lapangan Blang Padang, Banda Aceh.
Gedung sentral Telepon
Gedung Sentral Telepon
Menurut sejarah gedung sentral telepon ini dibangun pada masa kepemimpinan Sultan Muhammad Daudsyah (1874-1903). Tepat dibagian atas banguna dekat ventilasi terdapat tulisan yaitu 1903 yang diyakini sebagai tahun gedung ini didirikan. Bangunan ini merupakan pusat telepon militer Belanda pada masa perang melawan Aceh. Jaringan teleponnya dapat menembus berbagai kota seperti, Ulee lhe, Sabang, Lamno, Meulaboh, seulimum, Sigli, bireun hingga beberapa kota di Sumtera Utara. Banguna persegi delapan ini sangat kental dengan unsur colonial, bisa terlihat jelas dari pinti dan jendela yang berukuran besar. Setelah Belanda gagal menaklukan Aceh, Jepang masuk dan bangunan ini tetap digunakan. Bangunan ini sempat juga dijadikan kantor telepon kodam I Iskandar Muda.
sumber photo : www.acehmail.com
Tugu Proklamasi
tugu proklamasi (taman sari)
Tugu Proklamasi ini tepat berada di Taman Sari Banda Aceh. Setiap akhir pecan banyak warga yang berkunjung ke taman ini. Dahulunya tugu ini dibangun di depan kantor walikota Banda Aceh tepat berada langsung di sebelah kiri Masjid Raya Baiturrahman. Di tempat ini mengurai peristiwa bersejarah bagi masyarakat Aceh, yaitu pernah berdirinya Hotel Aceh tempat Presiden Soekarno menginap pada tanggal 16 juni 1948 dan bertemunya penguasa-penguasa Aceh pada masa itu.
sumber photo : novrizal-aceh.blogspot.com
Masjid Tuha Indrapuri
Masjid Tuha Indrapuri
Masjid Tuha Indrapuri dibangun pada abad ke-10 Masehi. Perkiraan sementara bangunan ini ialah peninggalan kerajaan Poli/Puri yang kemudian disebut juga dengan kerajaan Lamuri oleh orang Arab. Masjid ini merupakan tempat penobatan Sultan Aceh yang terakhir, Tuanku Muhammad Daudsyah pada tahun 1978, masjid tersebut juga digunakan sebgai benteng pertahanan melawan belanda pada masa Sultan Iskandar Muda. Masjid Tuha Indrapuri memiliki konstruksi yang sama dengan bangunan masjid Tuha lainnya di Indonesia yang membedakan masjid ini ialah, masjid ini berada tepat diatas bekas bangunan Candi.
Masjid Tuha Indrapuri (sekarang)
Di dalam masjid tersebut terdapat 36 buah tiang yang menjulang keatas dan 36 buah umpak yang terbuat dari batu kali. Masjid ini telah beberapa la;I di renovasi, maka tidak heran jika bnyak yang berubah, lantai yang sudah menjadi keramik dan atap yang dulunya hijau kini berubah menjadi merah.
Pinto Khop
pinto Khop (indonesiaheritage.net)
Tak jauh dari lokasi Masjid raya Baiturrahman dan taman sari gunongan Jl. Nyak Kamil, no 1 Banda Aceh. Pinto Khop adalah salah satu peninggalan Sultan Iskandar Muda pada abad ke-16. Cagar budaya ini dibangun oleh Sultan Iskandar Muda dengan maksud sebagai pintu penghubung antara taman sari Gunongan yang terletak di bagian belakang halaman. Pintu khop ini juga merupakan tempat peristirahatan Putri Phang setelah ia berenang, disinilah dayang-dayang membasuh rambut putri. Disana juga terdapat kolam pemandian yang bertabur bunga untuk permaisuri.Pintu Khop terbuat dari bebatuan dan kapur, dan terdapat rongga sebagai pintu dan langit-langit yang menyerupai busur.
Taman Sari Gunongan
Gunongan
Sama halnya dengan Pinto Khop, Taman Sari Gunongan ini dibangun oleh Sultan Raja Iskandar Muda. Taman ini dibangun khusus sebagai hadiah bagi permaisuri yaitu Putri Pahang (Putroe Phang) pengobat rindu akan kampung halamannya. Putroe Phang adalah seorang putri yang berasasl dari Pahang, salah satu negeri yang pernah ditaklukan oleh Sultan Iskandar Muda.
Pintu masuk taman sari gunongan ini terdapat pada sisi selatan, ukuran pintu masuk sangat rendah sehingga kita harus membungkuk ketika ingin memasukinya, yang memiliki ungkapan perasan hormat apabila hendak bertamu.
Pada sisi utara Gunongan terdapat bangunan segi empat, bangunan ini berfungsi sebagai makam. Di dalam bangunan inilah dimakamkannya Sultan Iskandar Muda (1639-1641 M). Tinggi bangunan ini sekitar 2 meter, dikelilingi oleh tembok dengan ketebalan 45cm, panjang 18 meter, dan tinggi 4 meter.
taman sari gunongan (visit-to-aceh.blogspot.com)
Di depan sebelah kiri gunongan ini juga terdapat batu peterana, batu peterana merupakan batu berukir yang digunakan untuk keramas. Dengan diameter 1 m dan tingi 0,50 m. Objek wisata ini dapat dikunjungi antara pukul 8.30am – 18.35pm di setiap harinya.
Kuliner Aceh juga sangat terkenal di kalangan traveler selain tempat tempat wisata yang mengagumkan di Aceh. Banyak Kuliner Aceh yang sangat menarik bagi wisatawan yaitu Kari Kambing Aceh, Mie Kepiting Aceh, Kuah Pliek U, Ikan Keumamah dan Ayam Tangkap. Kuliner Aceh Ayam Tangkap merupakan salah satu yang membuat penasaran wisatawan, karena mereka ingin mengetahui bagaimana kuliner Aceh yang bernama ayam tangkap tersebut. Nah Traveler semua, Kami bagi resep masak ayam tangkap untuk anda semua.
Ayam Tangkap merupakan salah satu kuliner masakan khas dari daerah Aceh, dan menurut kabar yang beredar kebiasaan dari menyantap hidangan masakan Ayam Tangkap sudah menjadi budaya masyarakat Aceh semenjak nenek moyang. Dalam pembuatan Ayam Tangkap ini terbilang cukup mudah, dengan bahan- bahan dasar serta di padukan juga oleh bumbu- bumbu alami akan menimbulkan aroma masakan ini menjadi sangat istimewa. Nah buat Anda yang rindu kuliner Aceh silahkan mencoba Ayam Tangkap Khas Aceh Resep Cara Membuat Ayam Tangkap Khas Aceh
Ayam Tangkap Aceh
Ayam Tangkap merupakan solusi yang tepat bila keluarga anda sedang kurang nafsu makan karena masakan yang tidak variasi. Ayam Tangkap sangatlah cocok bila disajikan dengan nasi hangat dan ditemani dengan minuman dingin seperti es jeruk atau es timun maupun es pepaya dicampur dengan cincau. Berikut silahkan simak tentang langkah- langkah dan Cara Membuat Ayam Tangkap sebagai berikut ini :
Bahan Ayam Tangkap Khas Aceh :
1 ekor ayam (sebaiknya ayam kampung)
8 tangkai daun salam koja (temurui)
4 lembar daun pandan, iris kasar
1 liter minyak goreng
1 cangkir air matang
2 buah cabai hijau
Bumbu Ayam Tangkap Khas Aceh :
6 siung bawang putih (3 siung dirajang, 3 siung dihaluskan)
5 buah cabe rawit
3 buah bawang merah
1 ruas ibu jari (2 cm) kunyit 1 ruas ibu jari (2 cm) jahe
1 sdt garam Air asam jawa, secukupnya
Cara Membuat Ayam Tangkap Khas Aceh :
1. Potong ayam menjadi 24-30 potongan kecil, kemudian cuci bersih. Bila perlu, remas-remas dengan air perasan jeruk nipis.
2. Haluskan semua bumbu, campur dengan 200 ml air matang.
3. Masukkan potongan ayam ke dalam bumbu, dan rendam selama 10 menit.
4. Panaskan minyak di wajan besar sampai benar-benar mendidih. Goreng ayam sampai kecokelatan.
5. Semua ayam harus tenggelam dalam minyak dan jangan sampai terlalu berhimpitan satu sama lain.
6. Untuk hasil terbaik, gunakan wajan yang besar, dengan 2 liter minyak goreng. Atau, jangan menggoreng sekaligus, melainkan sedikit demi sedikit
7. Menjelang ayam matang, masukkan irisan bawang merah, daun salam koja, daun pandan, dan cabe hijau. Teruskan menggoreng sekitar tiga menit lagi.
8. Angkat, tiriskan, dan segera hidangkan dalam keadaan panas.
Wajib dicoba kalau ke Aceh
Nah mudah bukan cara untuk membuat Ayam Tangkap Khas Aceh. Kalau Anda rindu masakan ayam tangkap Aceh sudah saatnya Anda mencoba menu kuliner Aceh yang paling terkenal ini.
Wisata sejarah tsunami Aceh merupakan salah satu yang menarik. Pasalnya Anda bisa napak tilas bagaimana kejadian tsunami yang mampu memporak-porandakan Aceh dalam waktu sekejap. Selain itu, Anda bisa mengetahui betapa besarnya kuasa Tuhan.
Wisata sejarah tsunami yang berada di Aceh cukup banyak, yakni Museum Tsunami Aceh, Monumen Aceh Thanks to the World, dan PLTD Apung.
Museum dan Monumen
Wisata sejarah tsunami Aceh yang bisa dikunjungi adalah beberapa museum. Semenjak tsunami terjadi, ada 2 museum dan 1 monumen yang bisa Anda kunjungi, yakni museum Tsunami Aceh, museum Aceh yang memuat banyak cerita di masa lalu terutama di masa penjajahan Belanda dan Monumen Aceh Thanks to the World.
Museum Tsunami Aceh memiliki gambaran kisah yang tragis. Saat memasuki museum ini, Anda akan dibawa ke suasana remang-remang dan suara ombak yang berdebur. Suasana dalam museum ini dirancang seperti kejadian waktu terjadinya tsunami. Yakni gelap dan menakutkan karena suara buruan ombak.
Museum Tsunami di Malam Hari
Dalam museum tersebut pengunjung disuguhi dengan visual foto-foto setelah Aceh diterjang oleh tsunami. Diceritakan di sana bagaimana kota-kota yang dulunya berjajar banguanan, tinggal puing dan tumpukan kayu saja dan ada ruang video yang wajib anda tonton, video sembilan menit ini merupakan video dokumenter tentang tsunami Aceh dimana Anda akan melihat Tsunami yang dahsyat menerjang Banda Aceh. Museum Tsunami memang didesain memajang foto dengan kisah pilu warga Aceh waktu setelah tsunami dulu. Di ruangan lain, Anda akan disuguhi dengan deretan nama. Nama-nama tersebut merupakan korban tsunami dulu.
Lebih jauh, museum ini dirancang oleh Ridwan Kamil (wali kota Bandung sekarang) dan diresmikan tahun 2008. Museum ini berada di Jalan iskandar Muda, Banda Aceh, tepatnya berada di tengah-tengah kota Banda Aceh.
Selanjutnya adalah monumen Aceh Thanks to the World. Sesuai namanya, monumen ini dibangun atas bantuan dari banyak negara yang membantu ketika bencana tsunami menerjang Aceh. Monumen ini juga dibangun untuk tujuan memberikan informasi mengenai tsunami yang terjadi tahun 2004 lalu. Ada 54 negara yang tergabung dalam Multi Donor Fund Countries (MDFC) yang berkontribusi besar membangun Aceh pasca tsunami
Taman Aceh Thanks To World Blang Padang
Wisata Situs Tsunami
Salah satu bukti kedahsyatan tsunami Aceh adalah keberadaan Kapal PLTD Apung. Kapal ini dulunya berada di Pantai Ulee Lheue. Kapal ini bertugas memasok listrik ke Banda Aceh. Apakah Anda tahu berapa berat kapal ini? Beratnya mencapai 2.600 ton.
Ketika terjadi tsunami, kapal ini ternyata mampu terseret sekitar 5 KM ke sebuah perkampungan warga di daerah Gampong Punge Blang Cut, Banda Aceh. Jauh sekali bukan?
Tempat wisata ini dibuka sejak pukul 09.000-12.00 dan 14.00-17.30. Khusus hari jum’at, tempat ini hanya buka dari pukul 14.00-17.00. selain pemandangan kapal besi yang besar dan berat, ada juga prasasti di dekat pintu masuk. Dalam prasasti tersebut diukir nama-nama korban tsunami Aceh dulu. Selain ada ukiran nama, di atas prasasti juga ada jam besar di bagian puncaknya. Jam tersebut menunjukkan pukul 07.55. Apa maknanya? Konon jam ini disetting menunjukkan pukul 07.55 karena bencana gempa dan tsunami terjadi pada waktu tersebut. Background jam tersebut adalah peta Banda Aceh. Di tengah-tengahnya bertuliskan Minggu 26 Desember 2004. Yakni sebagai penanda bahwa bencana tsunami terjadi pada hari minggu, 26 Desember 2004 pada pukul 07.55. Menarik bukan Wisata sejarah tsunami Aceh.
Selain itu ada juga Kubah yang terbawah arus tsunami. Kubah ini terbawa oleh air tsunami dan terdampar di persawahan di Kecamatan Peukan Bada. Kubah tersebut tidak mengalami kerusakan berarti dan sekarang menjadi tempat wisata tsunami. Kubah tersebut dihempas sejauh 3 KM oleh Tsunami.
Kubah Mesjid Yang terhempas di Persawahan Terpisah dari Mesjidnya
Masih banyak lagi situs situs tsunami seperti Kapal diatas Rumah, Makam Syiah Kuala, Alue Naga dan beberapa tempat lain yang menjadi saksi bisu bagaimana kuatnya tsunami melanda Aceh
Nah Buat Anda yang Ingin ke Aceh segera rancang liburan anda bersama kami
Tour kota Sabang menyediakan fasilitas berlibur bagi anda yang ingin mengunjungi serta mengenal salah satu kota yang terletak di ujung barat Indonesia tepatnya di Provinsi Aceh. Untuk anda yang belum mengetahui letak tepat dari kota Sabang itu sendiri, anda bisa melihatnya dalam peta. Kota ini terletak di Pulau Weh, pulau yang lokasinya paling barat dari Indonesia. Untuk mencapai kota ini, anda bisa menuju ke arah utara dari Banda Aceh sejauh kurang lebih 18 mil. Jarak yang cukup jauh ini bisa ditempuh dengan menggunakan kapal feri dan juga kapal cepat. Kapal feri akan membawa anda ke kota ini dengan waktu tempuh sekitar 120 menit. Namun, jarak akan terasa dekat apabila anda menggunakan kapal cepat dengan estimasi waktu yang sekitar 45 menit. Ada beberapa obyek wisata yang bisa dinikmati di kota Sabang ini dan juga beberapa paket tour yang akan memudahkan anda untuk menjelajah seluruh penjuru kota Sabang.
Obyek Wisata di Tour Kota Sabang
Ada setidaknya 3 tempat wisata yang dapat anda kunjungi bila mengikuti tour kota Sabang. Yang pertama adalah hutan wisata bernama Iboih. Hutan ini berlokasi tepat di sebelah Taman Laut Rubiah yang luasnya cukup memukau, yaitu lebih dari 1000 hektar. Tipe hutan ini adalah hutan hujan tropis yang masih dilindungi oleh pemerintah setempat. Kemudian ada keindahan taman laut bernama Rubiah yang terletak sekitar 23 kilometer dari kota Sabang. Bagi pecinta keindahan pantai, tempat ini bisa dijadikan pilihan untuk snorkeling maupun diving. Pesona Taman Laut Rubiah di malam hari juga sangat menakjubkan, datanglah di pertengahan bulan saat purnama, Keindahan Laut Rubiah akan dipancarkan oleh cahaya bulan yang terang. Anda juga ditawari pemandangan tugu titik nol dimana digunakan untuk penghitungan awal luas Indonesia dari ujung barat hingga ujung timur.
Pantai Sumur Tiga Sabang
Paket dalam Tour Kota Sabang
Apabila anda tertarik untuk menghabiskan akhir pekan dengan mengambil tour kota Sabang, ada beberapa fasilitas yang akan anda dapatkan di dalam paket tersebut. Yang pertama tentu anda akan mendapatkan tiket kapal untuk menyeberang ke Pulau Weh sebelum mendarat tepat di kota Sabang (pulang-pergi). Selain itu, trasportasi darat seperti mobil juga telah termasuk dalam paket. Anda juga tidak perlu merogoh kocek ketika memasuki tempat wisata karena semua telah masuk dalam paket tour. Akomodasi dan konsumsi telah diatur oleh pihak penyedia tour dan anda tidak perlu bingung akan hal tersebut.
Walaupun anda mendapatkan fasilitas yang sudah termasuk di dalam paket tour, namun ada beberapa hal yan harus anda pikirkan sendiri. Contohnya, pengeluaran pribadi untuk membeli oleh-oleh, jajan, dan sebagainya juga dokumentasi dalam setiap perjalanan. Paket tour tidak memfasilitasi untuk tiket pesawat pulang pergi dan juga airport tax untuk para pengguna jasa tour. Untuk anda yang membutuhkan penyedia jasa tour kota Sabang, pilihlah jasa yang tepat untuk menjadi partner berlibur anda.
Nah tunggu apa lagi, ayo liburan ke Pulau Weh (Sabang) dan rasakan sensasi pemandangan bawah lautnya yang indah. Dijamin Anda akan sangat menikmati wisata Anda ke Sabang.
Informasi Paket Wisata Sabang Hubungi
GLORY TRAVEL ACEH
Jl. Tgk Syarief No 4 Lingke Banda Aceh / CP : 085260230469 / 0811680469
Tour sejarah tsunami Aceh merupakan salah satu wisata sejarah dan pendidikan yang sangat bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat. Baik Anda dari kalangan di bidang pendidikan, masyarakat umum, teknokrat, pengamat fenomena alam, dan lain sebagainya. Semua akan sangat bermanfaat untuk kembali mengenang akan kedahsyatan bencana tsunami yang melanda Aceh pada tahun 2004 lalu tersebut. Silakan berwisata dengan seluruh anggota keluarga atau orang-orang terdekat. Dijamin, Anda tidak akan menyesal untuk mengikutinya, malahan sebaliknya. Anda akan merasakan berwisata yang lebih berbeda karena berkaitan dengan sejarah, bencana alam, serta bidang pendidikan. Oleh karena itu, silakan Anda untuk segera menghubungi pihak-pihak atau agen wisata yang menyediakan fasilitas tour sejarah tsunami Aceh.
Mesjid Lampuuk Setelah Tsunami
Bagaimana cara mencari agen wisata tour sejarah tsunami aceh?
Salah satu cara yang praktis, mudah, dan cepat untuk mencari berbagai informasi, yaitu dengan memanfaatkan teknologi internet di dunia maya. Pasalnya, perkembangan teknologi internet begitu cepat hingga semua orang di dunia bisa memanfaatkannya. Seperti halnya mencari informasi tentang wisata sejarah tsunami di Aceh. Anda cukup menggunakan fitur search engine atau mesin pencari, seperti Google atau Yahoo. Ketikkan saja keyword atau kunci tertentu di search engine tersebut. Beberapa alamat website atau blog yang keluar bisa Anda buka dan kunjungi satu per satu, hingga mendapatkan agen wisata yang menyajikan tour sejarah tsunami Aceh.
Tour Bersama GLORY TOUR ACEH
Jangan pernah lupa untuk mengetahui informasinya secara mendetail dari agen wisata tersebut, terutama dari harganya. Dengan begitu, Anda bisa memperkirakan sendiri berapa budget atau anggaran yang harus dikeluarkan untuk melakukan tour wisata seperti itu. Silakan memesan secara online di dunia maya dengan berbagai kemudahan dan kepraktisannya. Selanjutnya, berkunjunglah ke Aceh untuk menikmati wisata yang belum pernah Anda lakukan sebelumnya. Dijamin, Anda akan seperti kembali mengingat bencana tsunami di Aceh. Pasalnya, berbagai peninggalan akibat terjangan gelombang sunami masih banyak tersimpan di monumen tsunami. Anda pun bisa mempelajarinya dengan saksama untuk menambah wawasan dan pengetahuan terutama di bidang ilmu geografi.
Harga tour sejarah tsunami Aceh yang terjangkau
Harga yang ditawarkan untuk melakukan wisata tour seperti ini masih terjangkau untuk semua kalangan. Jadi, Anda tidak perlu khawatir terkait harganya karena dijamin tidak akan sampai merogoh kocek terlalu dalam. Dari orang dewasa hingga anak-anak bisa melakukan wisata ini karena selain bersejarah juga sangat menyenangkan. Anda pun bisa melakukan perjalanan di bawah laut untuk mengetahui berbagai peninggalan bersejarah pasca gelombang tsunami menerjang Aceh. Uang yang Anda keluarkan untuk membayar tarif berwisata ini mungkin tidak sebanding dengan begitu hebatnya, kesenangan, serta pengetahuan yang nanti didapatkan. Oleh karena itu, jangan menunggu lebih lama lagi untuk melakukan tour sejarah tsunami Aceh.
Untuk Informasi Paket Tour Sejarah Tsunami Aceh silahkan Hubungi :
You must be logged in to post a comment.